Vardy sempat meminta penalti pada menit ke-38 saat dijatuhkan di kotak terlarang, tapi malah dikartukuning karena dianggap melakukan diving. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Masuk di babak kedua, Leicester masih mendominasi jalannya pertandingan. Satu peluang didapat Barnes namun sepakannya dari jarak dekat bisa ditepis Foster. Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-55 ketika Leicester mendapat penalti usai Jonny Evans dilanggar Adam Masina. Vardy yang jadi eksekutor dengan dingin mengecoh Foster dan membuat timnya memimpin 1-0.
Leicester nyaris mendapat gol lagi andaikan Masina tidak menyapu bola cungkil Vardy yang berhasil menaklukkan Foster dalam duel satu lawan satu di menit ke-60. Di sisa setengah jam laga berjalan, Leicester menurunkan tempo permainan dan tak lagi ngoyo mengejar gol. Tak banyak peluang yang tercipta dalam rentang waktu itu karena Watford juga bermain lebih hati-hati. Usaha Watford untuk mengejar ketertinggalan belum menemui hasil karena lini depan mereka tidak banyak menciptakan peluang.
Gerard Deulofeu dan Troy Deeney di lini serang bermain buruk. Leicester lantas memantapkan kemenangan jadi 2-0 di menit ke-95 berkat gol James Maddison. Umpan dari James Justin diteruskan Maddison lewat sepakan di dalam kotak penalti. Tambahan tiga poin membuat Leicester kembali ke posisi kedua klasemen Liga Inggris dengan 35 poin dari 15 laga, menggeser Manchester City dengan 32 poin. Watford terbenam di dasar klasemen dengan delapan poin.


